Category: Bayi & Menyusui

Aturan Konsumsi Paracetamol untuk Ibu Menyusui

Aturan Konsumsi Paracetamol untuk Ibu Menyusui

Paracetamol merupakan obat yang dapat digunakan untuk meredakan sakit ringan sampai sedang seperti sakit punggung, sakit kepala, sakit gigi, demam, dan bisa mengatasi rasa sakit yang terasa lebih kuat. Aturan konsumsi paracetamol untuk ibu menyusui perlu diketahui agar tidak berlebihan dan memicu efek samping yang tidak diinginkan.

Cara Mengonsumsi Paracetamol

Paracetamol dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Dosis biasa paracetamol untuk orang dewasa adalah satu atau dua tablet 500mg hingga 4 kali dalam 24 jam. Anda juga perlu memberi jeda selama 4 jam di antara dosis yang harus Anda konsumsi.

Overdosis konsumsi parasetamol dapat menyebabkan efek samping yang serius. Oleh karena itu, jangan tergoda untuk meningkatkan dosis atau mengambil dosis ganda jika sakit yang Anda rasakan sangat parah.

Aturan Larangan Konsumsi Paracetamol

Pada umumnya, konsumsi paracetamol merupakan aman untuk dilakukan. Konsumsi paracetamol untuk ibu menyusui juga aman, termasuk untuk wanita hamil.

Namun, beberapa orang perlu lebih berhati-hati dengan paracetamol.

Berikut beberapa orang yang harus berhati-hati saat mengonsumsi paracetamol:

  • memiliki reaksi alergi terhadap mengonsumsi paracetamol atau obat lain 
  • memiliki masalah atau gangguan pada hati atau ginjal
  • secara teratur minum lebih dari jumlah maksimum yang disarankan kebiasaan mengonsumsi alkohol 
  • sedang minum obat epilepsi
  • sedang dalam pengobatan tuberkulosis (TB)
  • minum obat warfarin pengencer darah dan Anda mungkin perlu minum paracetamol secara teratur.

Obat yang Diperbolehkan Dikonsumsi Ibu Menyusui

Berikut obat-obatan yang aman untuk dikonsumsi ibu yang sedang menyusui:

  • obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol. Akan tetapi, Anda harus memeriksakan diri ke dokter umum atau bidan sebelum mengonsumsi obat penghilang rasa sakit jenis lain, seperti ibuprofen
  • obat antibiotik
  • inhaler asma
  • vitamin (tetapi hanya pada dosis yang dianjurkan)

Anda juga dapat menggunakan beberapa obat kontrasepsi dan beberapa obat flu, tetapi tidak semuanya. Selalu periksakan kondisi Anda terlebih dahulu dengan dokter umum, bidan, atau apoteker, yang dapat memberitahu Anda.

Ibu menyusui juga diperbolehkan untuk menjalani perawatan gigi, anestesi lokal, vaksinasi (termasuk MMR, tetanus dan suntikan flu) dan sebagian besar operasi.

Obat-obatan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Selama Menyusui

Obat-obatan umum yang tidak dianjurkan dikonsumsi Anda sedang menyusui meliputi:

  • kodein fosfat
  • dekongestan dalam bentuk tablet, cairan atau bubuk 
  • beberapa dekongestan hidung yang berbentuk semprotan atau tetes hidung 
  • obat aspirin untuk menghilangkan rasa sakit
  • obat herbal, karena tidak bisa mengetahui informasi secara lengkap mengenai obat herbal untuk menjamin keamanan saat menyusui.

Anda juga perlu untuk berkonsultasi dengan dokter umum atau apoteker sebelum mengambil obat antihistamin untuk alergi atau kondisi terkait alergi, seperti demam.

Aturan Paracetamol untuk Ibu Menyusui

Dosis paracetamol untuk ibu menyusui yaitu 500 mg setiap 4 hingga 6 jam. Anda juga tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi melebihi 4 gram dari dosis yang ditentukan dalam waktu 24 jam. Dosis yang telah ditetapkan harus ditaati, karena jika dilanggar dapat berisiko menimbulkan overdosis. 

Konsumsi paracetamol untuk ibu menyusui juga dapat berpengaruh pada bayi. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), paracetamol dapat menimbulkan efek samping terhadap bayi yaitu berupa bercak berwarna kemerahan yang terdapat pada tungkai atas dan muka. Akan tetapi, efek samping yang muncul usai konsumsi paracetamol juga masih sangat jarang terjadi. Apalagi, zat aktif yang terdapat para paracetamol juga sedikit yang ikut keluar di ASI.