Tag: kesehatan payudara

Ciri-Ciri Payudara yang Baik dan Sehat, Cek Tandanya!

Ciri-Ciri Payudara yang Baik dan Sehat

Payudara adalah salah satu organ vital wanita yang sangat sensitif. Ini terjadi akibat banyaknya jaringan yang terdapat payudara. Sekitar 11 persen wanita di dunia mengalami masalah payudara, dan pada banyak kasus masalah payudara terlambat diatasi karena tidak diketahui lebih awal. 

Tanda-tanda payudara yang perlu perhatian khusus

Sebenarnya, ciri-ciri payudara yang baik dan sehat dapat disadari dengan rutin memeriksa sendiri payudara. Anda bisa meraba bagian sekitar payudara dan memastikan tidak ada benjolan atau ciri penyakit berbahaya yang menunjukan indikasi serius. jika Anda mengalami beberapa ciri berikut, sebaiknya Anda lebih waspada dan segera memeriksakan payudara pada dokter:

1. Adanya benjolan di sekitar payudara

Salah satu ciri-ciri payudara yang baik dan sehat adalah tidak terdapat benjolan pada keseluruhan bagian payudara. Benjolan bisa jadi adalah salah satu tanda kalau payudara Anda mengalami penyakit payudara. Apalagi saat benjolan terasa sakit dan dirasa terus mengalami perubahan bentuk. Meski tak semua benjolan berbahaya, sebaiknya Anda langsung memeriksakannya pada dokter.

2. Tekstur kulit payudara yang berubah

Payudara yang sehat umumnya tidak akan berubah teksturnya seiring bertumbuhnya payudara. Saat pada payudara terdapat kerutan dan memiliki tekstur seperti kulit jeruk, sebaiknya anda konsultasikan pada dokter untuk memastikan apakah ini termasuk berbahaya atau tidak.

3. Payudara mengeluarkan cairan

Cairan yang tiba-tiba keluar dari payudara padahal tidak dalam kondisi menyusui juga bisa jadi salah satu ciri bahwa payudara tidak sehat. Apalagi keluarnya cairan diikuti dengan rasa nyeri pada bagian payudara.

4. Payudara terasa nyeri

Nyeri pada payudara umumnya muncul saat menjelang menstruasi. Namun saat payudara terus terasa nyeri diluar masa menjelang menstruasi, bisa jadi ini adalah salah satu tanda payudara tidak sehat. hal ini perlu Anda khawatirkan karena bisa jadi mengindikasikan sebuah penyakit.

5. Kulit payudara merah atau memar secara tiba-tiba

Saat payudara mengalami masalah penyakit seperti kanker stadium awal, memar secara tiba-tiba pada payudara sangat mungkin terjadi. karena umumnya ciri-ciri payudara yang baik dan sehat tidak menunjukkan gejala tersebut, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter spesialis saat Anda menjumpai warnah kemerahan disertai memar pada payudara yang terjadi secara tiba-tiba.

Kapan sebaiknya payudara harus diperiksakan ke dokter?

Pemeriksaan payudara sebaiknya dilakukan secara rutin 6 bulan sekali agar Anda dapat terus memantau perkembangan dan kondisi payudara. Ini dilakukan untuk meminimalisir keterlambatan pengobatan yang sering terjadi pada banyak kasus. 

Saat Anda mengalami gejala-gejala yang sudah disebutkan diatas, lebih baik langsung mengkonsultasikannya pada dokter spesialis agar dapat diketahui langsung penyebab terjadinya gejala-gejala pada payudara tersebut. 

Lalu langkah apa yang dapat dilakukan agar payudara tetap sehat? 

1. Mencukupi asupan tubuh dengan makanan sehat

Asupan yang masuk kedalam tubuh bisa mendukung pertumbuhan pada payudara. saat Anda terus mengkonsumsi makan yang baik bagi tubuh, keseluruhan tubuh akan menjadi lebih sehat termasuk payudara. Makanan yang baik bagi payudara:

  • sayuran hijau segar (brokoli, kembang kol, dan sawi)
  • buah buahan yang tinggi antioksidan (tomat, jeruk, wortel)
  • kacang kacangan
  • ikan yang tinggi akan omega 3

2. Penggunaan bra yang tepat

ini mungkin terdengar sepele, tapi penggunaan bra yang sesuai dengan kondisi payudara akan sangat baik pada kesehatan payudara. hindari penggunaan bra dengan cup terlalu kecil atau ketat. jika Anda menggunakan bra dengan kawat, perhatikan juga bentuk kawat sesuai dengan payudara sehingga tidak menyebabkan payudara tertekan.

3. Menjaga berat badan ideal

terus menjaga berat badan ideal tak hanya baik bagi kesehatan payudara namun bagi keseluruhan tubuh. wanita dengan berat badan berlebih dipercaya akan lebih rentan terkena penyakit payudara seperti kanker dan inilah sebabnya mengapa akan jauh lebih baik wanita dapat terus menjaga berat badannya agar ideal. 

4. Rutin berolahraga

tak harus dilakukan berjam-jam dengan intensitas yang tinggi, Anda bisa melakukan olahraga setidaknya 30 menit setiap harinya untuk terus menjaga kesehatan tubuh dan payudara.

5. Hindari stres

stres hanya akan menimbulkan berbagai penyakit lain yang berdampak buruk bagi tubuh. Anda bisa coba menghindari stres dengan terus menerapkan mindset positif, dan isi jadwal harian Anda dengan kegiatan yang Anda gemari.

5. Terapkan gaya hidup sehat 

wanita dengan riwayat gaya hidup tidak sehat umumnya akan sangat rentan terkena penyakit, termasuk penyakit payudara. untuk menghindarinya Anda bisa berhentikan kebiasaan buruk seperti minum alkohol serta merokok.

6. Rutin periksakan payudara ke dokter

pepatah mencegah lebih baik dari pada mengobati sebenarnya benar adanya. meskipun tidak ada gejala aneh yang tampak pada payudara, tak ada salahnya untuk Anda rutin periksakan kesehatan payudara selama 6 bulan sekali pada dokter spesialis. 

itulah beberapa ciri payudara tidak sehat serta langkah yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan payudara. sebenarnya, ciri-ciri payudara yang baik dan sehat dapat disadari dengan rutin memeriksakan sendiri payudara dengan cara meraba dan memerhatikan daerah sekitar payudara. saat payudara mengalami beberapa gejala seperti yang sudah disebutkan diatas, baiknya Anda langsung mengkonsultasikan gejala yang dialami tersebut pada dokter agar dapat diketahui penyebab pasti gejala tersebut.

Kondisi Puting Masuk ke Dalam Lazim Dialami Perempuan

Kondisi Puting Masuk ke Dalam Lazim Dialami Perempuan

Puting dapat memiliki berbagai bentuk dan warna, yaitu berwarna terang atau gelap, besar atau kecil, mengarah ke dalam atau ke luar. Kondisi ini terjadi dan disebut dengan inverted nipples. Sebenarnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari kondisi ini. Tetapi, jika kondisi puting masuk ke dalam terjadi ketika Anda sudah dewasa, dianjurkan untuk melakukan konsultasi ke dokter.

Penyebab puting masuk ke dalam terjadi karena ketatnya jaringan ikat atau sistem saluran yang terhubung ke puting mengalami masalah. Kondisi ini cukup umum dialami perempuan. Diperkirakan, sekitar 10% hingga 20% wanita di dunia memiliki puting datar atau masuk ke dalam. Dan, bagi sebagian perempuan, rangsangan atau suhu dingin dapat menarik puting keluar sementara.

Kondisi ini dapat terjadi pada satu atau kedua payudara. Jika Anda mengalami kondisi ini dari lahir, tidak perlu khawatir tentang kesehatan payudara Anda. Kondisi ini juga tidak akan mengganggu ibu saat menyusui. Meskipun bayi akan mengalami sedikit kesulitan untuk menempelkan mulut pada puting yang mengarah ke dalam.

Untuk mengatasi kondisi inipada ibu menyusui, dokter biasanya merekomendasikan alat khusus menyusui, seperti breast shells yang dapat membantu menarik puting keluar dan membantu bayi untuk menyusu.

Baik perempuan maupun laki-laki dapat mengalami kondisi ini. Tetapi, kondisi ini banyak mempengaruhi perempuan, karena mereka menggunakan puting untuk menyusui dan mengaitkan kewanitaan dengan payudara dan puting.

Level Keparahan Inverted Nipples (Grading System)

Seperti yang dikatakan sebelumnya, jika kondisi ini baru dialami saat dewasa dan bukan bawaan lahir, disarankan untuk konsultasikan ke dokter. Bisa jadi, terdapat kondisi medis yang melatarbelakanginya. Terdapat tiga tingkatan untuk mendefinisikan keparahan puting terbalik atau inverted nipples.

  1. Grade 1 (Tingkat 1)

Pada tingkat pertama, kondisi puting yang masuk ke dalam dapat dengan mudah ditarik. Untuk menarik puting keluar dapat dilakukan dengan menekan area sekitar areola dengan jari. Puting juga kadang dapat keluar dengan sendirinya dengan rangsangan atau saat suhu dingin. Jaringan susu juga biasanya tidak terpengaruhi dan ibu dapat menyusui dengan mudah.

  1. Grade 2 (Tingkat 2)

Tingkat kedua ditandai dengan puting dapat ditarik keluar tapi tidak semudah pada kondisi tingkat pertama. Kemudian, puting akan kembali ke bentuk semula dengan cepat. Ibu masih bisa menyusui, namun akan mengalami sedikit kesulitan atau bahkan bisa jadi tidak mungkin.

  1. Grade 3 (Tingkat 3)

Tingkat ketiga merupakan derajat yang paling parah dari kondisi ini Pada tingkat ini, puting akan susah atau tidak bisa salam sekali untuk ditarik keluar secara fisik, sehingga perlu melakukan bedah. Saluran susu biasanya akan mengalami penyempitan dan tidak mungkin bagi ibu untuk menyusui bayinya. Adanya ruam, infeksi, dan masalah kebersihan puting biasanya merupakan isu yang besar bagi perempuan dengan puting masuk ke dalam tingkat tiga.

Penyebab terjadinya puting masuk ke dalam pun bermacam-macam. Kondisi ini dapat terjadi karena trauma seperti operasi, bekas luka karena kecelakaan, atau nekrosis lemak (benjolan lemak non-kanker). 

Beberapa kondisi pun dapat disebabkan oleh penyakit yang parah seperti kanker payudara, infeksi pada kanker seperti mastitis, atau pada pria terjadi ginekomastia atau pembesaran payudara pria. Karena itu penting untuk mengkonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk mengetahui penyebab puting masuk ke dalam.